aku … takut, kebayang-bayang film tadi. Ah, benar-benar kenangan manis yang tak terlupakan. Video bokep “Benar nih, sampai pagi mau temani aku?” tagihnya.Aku bingung juga dengan spontanitasku yang kusesali dapat membuatku menjadi satpam semalaman ini, tetapi melihat diri Mbak Ina dalam pakaiannya sekarang membuatku bersemangat, bila perlu seminggu lagi menemani dia sekamar.“Ok Mbak, aku siap mengawal Mbak, tak usah takut ada vampire,” jawabku menyombong.Mbak Ina berbaring di ranjangnya yang berukuran king size, sedangkan aku duduk di kursi yang ada di dekat TV sambil mencari channel yang menyuguhkan film. Bisa-bisa semuanya jadi tak berarti kalau perselingkuhan kita ketahuan ya?”“Benar Gus,” jawabnya,
“Tapi, jangan biarkan aku sendiri tidur kalau tugas berdua seperti ini lagi keluar kota ya?” pintanya. Sebab aku tulus mengasihi Mbak dan tidak ingin merusak kepercayaan yang sudah Mbak tanamkan padaku,” tekadku.Mbak Ina memelukku erat-erat dan mengecup leherku. gerutunya sambil melanjutkan dengan nada yang sudah semakin datar,
“Nah, tadi beliau katakan agar kita tidak buru-buru pulang.




















