Aku bangga juga mulai bisa menarik perhatian. Bokeb Dua buah bijiku diseruputnya Bener-bener enak. Kupikir dia kesakitan, tapi ternyata tidak.“Lanjutin Ndy, enak banget.. Jari tengahku menyentuh itilnya dan mulai mengelus, basah. Tapi kalo diluar aku mau kamu bersikap seperti suamiku ya”, katanya tersenyum manja.“Baik Bu cantik”, sahutku bergurau. Happyku. Kita bicarain soal promosi kamu. Namun dia lebih garang lagi karena pakaianku tanpa bersisa, polos. Celana dalam merah jambu sepadan warna dengan BH yang menutupi setangkup buah dada yang walaupun tidak besar tapi sangat menggairahkan.“Ibu bener-bener wanita tercantik yang pernah kulihat”, gumamku.Bu melly kemudian mengikuti aksiku tadi dengan mulai mencopot pakaian yang kukenakan. Sore hari dikantor seperti tidak ada kejadian apa-apa. Wajahnya yang cantik tanpa ada garis-garis ketuaan menjAdikannya tak kalah dengan anak muda. Aku kesampingkan pikiran kotor.Sekitar setengah jam aku menungu di lobby hotel tiba-tiba seorang bellboy menghampiriku.




















