Terus tadi mama bilang kalau bisa minta tolong Pak Arie buat nganterin pulang.” Ujar Tia.“Oohhh. Bokepindo “Papa sama mama dan adik- adik lagi ke rumah saudaranya mama Pak. “Ya, kalau ngerjainnya masalah gini sch, ada dua kepala yang pusing Tia..” ujarku.“Loh kok bisa dua kepala yang pusing Pak..?” tanya Tia dengan muka bingung. Otomatis tangan saya bersentuhan dengan buah dadanya yang terasa sangat kenyal. Akhirnya, ketika film akan mencapai akhirnya kami pun menyudahi kegiatan mesum kami. Sehingga aku merasa tanggung banget. Hari yang ditunggu pun akhirnya tiba, saya dengan Tia pun janjian untuk ketemu di depan pintu masuk bioskop. Satu hal yang sangat saya suka dari Tia, adalah bentuk tubuhnya yang sangat aduhai. Tia pun mencondongkan kepalanya untuk mengulum kontolku. Selesai membeli makanan dan minuman, saya menghampiri Tia untuk menanyakan apakah dia sudah mendapatkan film yang ingin dilihat.Dia mengganguk dan saya pun membeli tiket untuk kami berdua. Saya bekerja di sebuah Mall di sebuah kota di Jawa Timur sebagai Manajer Operasional di Game Center




















