Aku tertegun hingga tak sempat mempersilahkan dia masuk.“Wi, masak tamunya nggak dipersilahkan masuk, masuk aja Pak Bambang” teriak Ana dari atas ranjang.Aku seperti tersadar, segera kupersilahkan masuk, ternyata Ana dan Tyo sudah mengenakan piyama-nya.“Pak Bambang, ini Dewi milik Pak Bambang seperti yg kamu inginkan” kata Tyo dengan logat bule-nya.“Tapi tuan, saya nggak biasa dengan yg seperti ini, apalagi cantik kayak Non Dewi ini, paling juga dengan si Ina pembantu sebelah, apa Non Dewi mau sama saya” kata Pak Bambang terbata bata sambil menatapku bergantian dengan Tyo.“Pak Bambang pernah ke Tandes atau DolWi?” tanya Ana.“Eh neng, bikin malu aja, sekali kali sih, itupun kalau dapat persen dari tuan” kata Pak Bambang tersipu.Kepalaku berputar pening mendengar pembicaraan mereka, laki laki macam apa yg akan disodorkan ke aku ini? Bokep colmek Aku bertekad untuk melayani tamuku nanti dengan penuh gairah, beruntunglah tamuku malam ini karena akan mendapat bonus sampai pagi, akan lebih baik kalau bisa 2 in 1 atau bahkan 3 in 1, sekedar pelampiasan birahi, bila perlu




















