Bagi para feminist, saya akui malam itu saya amat tidak gentleman. Itu cukong loser! Bokep viral terbaru Memang tujuan kamike WC bukan sekedar pipis. Bayangkan saja, ada cowok berbadan besar (bagi mereka saya termasuk berbadan besar), berambut panjang diikat, pakaian hitam-hitam dan bermata merah serta bau alkohol. “Kore wa nana ju go pasento!”, kata bartender. Tidak tahunya, besok pagi saya muntah darah. Dari kejauhan tampak bangunan putih menjulang, saya sudah semakin dekat.Swatchku menunjukkan jam 8.15 PM. Nah, suatu ketika saya jatuh sakit, bulan Oktober 1999. Langsung saja saya ke klinik (byoin) terdekat, sebab saya dilindungi insurance. Ternyata angin Typhoon itu panas, tidak dingin (tetapi bukan karena Balpirik). Terkena perubahan suhu begitu, si Jendral langsung code red. Saya lalu mengajak Kiko ke otomat untuk beli kopi instan. Orang Jepang bila belum kenal terkesan sombong, namun bila sudah kenal ramahnya luar biasa. Rupanya para CBL tadi berusaha membuat dia mabuk. Ternyata karena agak mabuk, airnya mengenai celana hitamku.




















