Dengan kedua tanganku, kutangkupkan kedua bukit indah itu dan lidahku menjilatinya bergantian. Ah, aku tidak bisa menahannya lagi. Bokeb Begitu pula dengan Iwan yang bersikap manja kepada ibunya.Setelah selesai makan, kami pun jalan-jalan menikmati pemandangan alam di sekitar lokasi wisata. Hei … Yang jelas kalau bicara …! Lakukan saja, sayang … Intermeso End …Aku pun bergerak mendekat ke arah ibuku. Pintanya.Ya aku janji …! Aku memang gila. Aku duduk di sebelah ibuku sementara Iwan di sebelah ibunya. Keinginan kami terhadap mereka semakin menajam. Aku begitu antusias memasuki kamar berendam bersama ibuku. Tanyaku balik.Oh, boleh … Mama cuma heran saja … Katanya sambil menyandarkan punggungnya di dadaku.Nggak tau ma … Aku juga ngerasa ingin memeluk mama terus seperti ini … Aku ingin mama bahagia … Usai mengucapkan itu, aku cium pipi kanan mama cukup lama. Aku bisa melihat mata ibuku menyipit ketika dia menatapku. Kali ini suasana kami tidak seperti waktu berangkat yang penuh keceriaan, kini keadaannya terbalik.




















