Santi mulai membuka celanaku dan menghisap penis yang sudah tegang itu.“Ouhh.. Bokeb Aku hanya bisa pasrah melihat dan menikmati permainan mereka berdua. “Auuhh.. Dan juga berikan vote anda mengenai cerita ini.,,,,,,,,,,, hh..” desahan Santi berubah menjadi teriakan histeris penuh nafsu.Tak lama kemudian Santi mencapai orgasme, tapi aku terus menusukkan penis ke arah vagina Santi. Cewek tadi menyuruh para penjaga pulang karena listrik tidak akan nyala sampai besok pagi.Setelah semua penjaga pulang, cewek tadi menghampiri kami.“Dik, Adik bertiga di sini dulu aja, kan di luar masih hujan, sekalian nemenin Mbak ya..” kata cewek yang punya nama Riyas ini. Ssshh.. Mereka terlihat basah kuyup karena kehujanan, dan ketika itu mereka mengenakan kaos warna putih dan biru (cewek yang satunya), dan celana pendek. Setelah terbuka aku langsung menghisap vagina yang sedang merah itu. Saya agak terkejut karena pemilik warnet ini ternyata masih muda sekitar 25 tahun, cantik dan sexy. “Auuhh.. Santi pun mulai menggosokkan telapak tangannya ke paha kiriku.Sambil mereka melihat cerita yang lain, aku merasakan sakit















