Setelah kurasakan cukup merangsang Fitri, aku bersedia untuk main course.Fitri nampaknya sudah siap untuk menerima seranganku, dan langsung mengambil doggy style. Bokep ke.. Gue juga emang lagi butuh sih. Akhirnya kuputuskan untuk tidur sambil memeluk Tia. Kulihat dari
sudut pandangku, kedua bagian bawah payudara Fitri yang menggantung
mempesona.Ukurannya lumayan juga. Si “ujang” masih tegang dan penasaran minta jatah.Begitulah Tia. Pokoknya kita masuk dulu deh..”Fitri menyambut kami berdua. Lucu deh, masa istri sendiri
diperkosa sih?”“Dia nggak marah kok. ahh.. Andri kelihatan kaget.“Eh? sorry yaa..” aku sedikit panik.Tiba-tiba Andri tertawa kecil.“Keliatannya loe emang punya masalah deh.. Otak gue ringan banget rasanya.”“Gue mandi dulu ya?” Fitri memotong pembicaraan kami.Lalu ia menuju kamar mandi.“Gue begini juga karena gue lagi pengen kok. Payudaranya menekan dadaku, begitu kenyal rasanya. Fitri meremas rambutku, nafasnya terengah-engah dan memburu. Kuraba-raba kemaluan Andri hingga akhirnya aku menemukan
daging kenikmatannya. Andri mengeluarkan jeritan-jeritan kecil, sampai akhirnya berteriak saat
mencapai puncak kenikmatannya, berbeda denganku yang lebih kuat setelah sebelumnya mencapai orgasme.Kucabut batang kemaluanku dari vagina Andri, dan langsung kuraih tubuh Fitri.




















