Farah sepertinya bukan cewek yang tepat
untuk diajak ngapa-ngapain, dia mah penginnya roman-romanan aja,” kataku
mengakhiri penjelasanku. Seterusnya merayap ke
atasku, mengangkang tepat di depanku. Bokep indo terbaru “Adik-nya jurusan roman-romanan, Mbak-nya jurusan … “ Aku
tidak melanjutkan kata-kataku, tangan Mbak Mira sudah lebih dulu memencet
hidungku. Kemudian kupisahkan kedua pahanya yang putih,besar
dan empuk itu. Mesti ngrayu Papa-Mama dulu, sebelum
dikasih balik pagi-pagi,” Mbak Mira langsung ngerocos sambil meletakkan
hand-bag-nya di kursi di sampingku yang kebetulan kosong. Kalau kamu berani
macem-macem sama adikku, aku bisa bunuh kamu!” kali ini Mbak Mira nampak
benar-benar marah.Akhirnya kusudahi juga menggodanya melihat Mbak Mira seperti
itu, apalagi pengunjung mall yang lain kadang-kadang menoleh pada kami. “Sori terlambat. Nggak berani terus-terang mandang langsung?” Aku berpikir sejenak mencerna
maksud pertanyaan Mbak Mira itu. Akibat
seranganku yang makin intens itu Mbak Mira mulai menjerit-jerit kecil di
sela-sela desahannya. Akhirnya aku duduk kembali. Aku tidak sabar menghadapi aksi Mbak Mira yang menurutku terlalu
pelahan itu, mulai kusodok-sodokkan rudalku dari bawah dengan cukup cepat. Lumayan cekatan
Mbak Mira melakukannya, sepertinya sudah terbiasa.




















