Sedangkan aku tetap diam, tak memberikan reaksi apa-apa. Bokep live Namun aku sama sekali tak tertarik padanya. Dia tersenyum-senyum. Sementara perasaan hatiku semakin tak menentu. Tak terlihat ada pesta. Namun tak terlihat ada seorangpun tamu di rumah ini kecuali aku sendiri. Sesaat aku tersentak kaget, tak menygka kalo Lidya akan seberani itu. Seluruh kasih sayg tertumpah padaku.Dari kecil aku selalu dimanja, sampai besarpun aku terkadang masih suka minta dikeloni. Debaran di dalam dadaku semakin keras dan menggemuruh saat Lidya memeluk dan menciumi wajah serta leherku. Dan hanya kami berempat saja yg merayakannya.Perlu diketahui kalo Lidya adalah anak tunggal di dalam keluarga ini. Waktu itu aku benar-benar bodoh dan tak tahu apa-apa karena polos. Berulang kali dia menuntun tanganku ke dadanya yg kini sudan polos.“Ayo dong, jangan diam saja..”, bisik Lidya disela-sela tarikan napasnya yg memburu. Namun aku tak tahu dan sama sekali tak merasakan apa-apa karena polos meskipun Lidya menekan dadanya cukup kuat ke dadaku.




















