“Ness,.. “Ohhh.. Bokepindo Entah sudah berapa kali aku orgasme diperkosa olehnya. gimana?” aku sudah mulai putus asa, dan terpaksa menawarkan itu.Indra tersenyum sesaat, lalu matanya turun ke arah buah dadaku yang tertutup tube top tipis. Rok dan tube-top ku masih bergantung di pinggangku menyerap sedikit keringat yang mulai keluar, sementara Tom masih berpakaian lengkap, hanya penisnya saja yang keluar. Gua jadi inget terus waktu dulu tidur sama elo. EE411 ?”Kami mulai mengobrol tentang sekolah, kelas, dan teman-teman kami. Suka yah di perkosa seperti ini ? Setelah berkaca, dan memastikan aku kelihatan rapi, aku mulai berjalan keluar sambil berhati-hati untuk menghindari Indra yang masih sedang di balkon rumah.“Ness!” Ita memanggilku dari ruang keluarga. Meskipun menurutku, apartemen itu lebih enak dan mudah diurus, toh yang datang biasanya hanyalah Ita, atau cowok-cowok ku. Indra hanya tersenyum, dan langsung berjalan.Aku merasa lemas sekali, dan terduduk di samping mobilku sampai merasa cukup kuat untuk menyetir kembali ke apartement ku.




















