Aku kerja di pabrik itu kira-kira hampir 2 tahun sampai sekarang. Tapi ini semua hanya impianku. Bokep barat Paling maksimal petting, seperti mantan-mantanku yang dulu. Dia tidak menjawab, cuma mengangguk. Susunya tidak terlalu besar, menurutku sih cukup proporsional. Aneh kupikir. CD-nya sudah basah sekali. Busyet deh! Besoknya kutelepon lagi, yang mengangkat cewek (yang kemarin kali ya?). Aku pergi makan siang di Miyazaki Dago. Pokoknya kubilang, besok siang spare part itu harus sudah ada.Walaupun pihak supplier belum bisa mengatakan sanggup, soalnya barang itu mesti pesan dulu ke Jepang. Biasanya sih saat waktu istirahat. Bla.. Lebih lega dan lebih nyaman. Aku tidak ingat apa yang kita bicarakan saat itu. Ya sudah aku terima saja, mungkin ini takdirku mesti begini.Oh, iya perlu diketahui oleh rekan-rekan pembaca, aku ini orang pribumi asli. Ternyata dia mau juga. “Ahh…. Hari minggu kuajak jalan Vera, dan ternyata dia tidak menolak. Kubuka saja, pasti dia tidak akan menolak kok. Pokoknya slowly saja.




















