Ketika batangan itu amblas, aku terdiam, antara bingung, takut, takjub, nikmat dan kaget. Bokeb Aku kaget mendengarnya, tetapi tenagaku tidak cukup kuat melepaskan kuncian tangannya.‘Pak..jangan jangan kasihani aku’, kataku memelas. Semuanya berkecamuk dikepalaku… aku benar benar terdiam, tidak bergerak.Aku pasrah, tidak mengeluarkan sepatah katapun, tidak kusangka khyalanku bercinta di toilet sekolah, dan disetubuhi dari belakang kesampean juga, tetapi bedanya bukan dengan pak oki dan aku tidak menginginkan ini terjadi. aku terus mengejar kenikmatan, keringatku mulai keluar dari atas keningku. Kedua tanganku masih ditahan oleh tangannya yang kekar di dinding toilet.‘oooh ya ampppuuun k*ntolnya teraasa banget’, teriakku dalam hati. Tapi kenyataannya, laki laki yang sedang mendesah desah dibelakangku, yang sedang membenamkan batangannya di lubang surgaku yang berharga adalah pegawai kebersihan alias cleaning service di sekolah kami.Kenyataan yang harus kuterima, parman sedang menikmati vaginaku, menikmati memompa penisnya keluar masuk di lubang kemaluanku.‘oooh bu dona…ohhh enaknya’, desah parman ga karuan berkali kali’emmmh’, aku mendesis kecil, meski aku tidak suka tapi tiba-tiba aku merasakan rasa nikmat meski tersamar




















