Bentuk tubuhku nyaris sempurna, kenapa aku bilang nyaris karena kan tidak ada orang yang sempurna, Yah dengan segala kelebihanku ini aku merasa harus membaginya dengan sesama, itu lah kenapa aku suka berpakaian minim dan memamerkan tubuhku.Umm apa ya sebutannya, ah ga penting yang penting kalian tahu maksudku kan?Aku mengetahui kelainanku ini ketika duduk di kls 1 sma, waktu itu di kelasku mayoritas cowok. XNXX bokep “Aaashh..”desisku pelan, sakit tapi aku berusaha tak menunjukkannya, Evan kembali mendorongnya sedikit lagi, “Sshhshh..”Desahku antara sakit dan enak, “Ahhh..” Evan berteriak ketika seluruh penisnya masuk, aku meneteskan air mata, karena rasanya sakit sekali, nampaknya Evan mengetahui hal itu ia tidak bergerak sedikitpun, memberi waktu vaginaku untuk menyesuaikan diri. Aku menatap cermin yang ada di kelas itu, putingku yang masih mengeras tercetak jelas di seragam putihku yang ketat dan rok cheers itu sangat pendek sekali, bila aku membungkuk sedikit saja, pasti orang-orang bisa melihat bokong indahku.“Sempurna” bisikku pada diriku sendiri. Aku menggeleng, dia terlihat kebingungan.




















