Yaah.. Lalu tidak lama nada dering panggilan handphone-ku berbunyi.“Kamu? Bokep hijab Aahh…”“Nikmatin, Nad. Bapak ini akan membuatmu kelonjotan.” Elyan kali ini membisikkan kata-kata mesumnya sehingga membuat gairahku semakin naik.“Eehhmm… Aaahhh… Paaak… Oohh…” aku semakin kelonjotan ketika gesekan jari bapak Ojol di klitorisku mulai cepat.“Nikmati, sayang. Sesampainya dirumah, aku segera membuka paket tersebut dan ku temukan sebuah vibrator untuk payudara dan sebuah dildo karet. Sungguh, kini aku ikut menikmati permainan Elyan. Aku jadi selalu ingin memainkan toketku terutama putingnya. Ada rasa geli nikmat yang aku rasakan di putingku. Aku Nadia, wanita berumur 23 tahun. Cuma perlu di mainin toketnya aja udah kelonjotan.” Entah kenapa aku justru senang ketika Elyan sudah menganggapku binal. Bapak ojol yang tadinya sedang menyusu kini menatapku dengan takjub. Sementara vibrator payudara aku nyalakan kembali.“Eehmm.. Nikmatin aja sakitnya, nanti kamu juga bakal keenakan aku entot.” Elyan menggenjotku sengan ritme pelan-cepat membuatku perlahan mulai menemukan kenikmatan.“Aaahhh… Yan… Enaaak… Aaahhh…” Elyan masih memompa memekku dengan ritme yang sama.










