Paginya disaat aku terbangun,aku buru-buru membangunkan Bang Roji agar jangan sampai kepergok putri kecilku. Bokep indo terbaru “Maaaa…Cici ingin ke pantai, bareng Pak Roji!” katanya dengan suara yang masih cadel. Karena merasa capai dengan posisi duduk, akupun merebahkan kepala di bantal kecil. Kami ngobrol masalah Mpok Esih juga istri mudanya kadang diselinggi obrolan masalah sex dia dengan kedua istrinya. Putriku tetap dengan permintaanya.bagiku ini adalah dilemma, apa jadinya jika aku tidur seranjang dengan anak dan orang lain yang bukan apa apaku. Beberapa saat setelah merasakan enakkan aku pun turun ke lantai yang telah dialas dengan karpet tebal yang akan ditiduri Bang Roji.Aku bersandar di pinggiran kayu tempat tidur putriku.Aku amat berterima kasih pada Bang Roji atas bantuannya itu. “Yang mana?” suamiku bertanya balik dan mengingat ingat. Karena oleh2 yang dibawa suamiku tidak sanggup kami habiskan sendiri, ia menyarankan agar makanan itu di berikan saja pada Bang Roji. Bagaikan petir disiang hari yang menghantam kepalaku, aku kaget sekali membacanya.




















