Setelah beristirahat selam 30 menit, sambil ku menangis sesenggukan, aku pun minta ijin kepada Om Roby untuk membersihkan diri di kamar mandi yg ada di ruangnya..“ohhhh, tdk usah…kamu kan capek” sekarang saatnya kamu yg dilayani” kata Om Roby“Maksud bapak??” jawabku“Biar Om Roby saja yng bersihkan tubuh Vina…heheheh”Ouhhhh….laki-laki gila…belum puas ia menghancurkan kehormatan dan harga diriku.. Bokep barat Secara umum, ia bukan laki-laki yg bertanggung jawab. Setelah dihitung, ia telah memberikan uang padaku sebanyak 6juta rupiah, lebih banyak dari harapanku.Om Roby berkata, Uang itu boleh kamu pinjam dulu..Kamu nggak usah mikirin ntar gimana ngembalikanya…Udah,cepet, kamu bawa pulang..kamu tunggu anak kamu sampe operasinya selesai…kamu boleh libur…Dengan perasaan senang dan rasa terima kasih yg tdk terkira, aku pun berpamitan dengan Om Roby dengan menyalami tanganya.. Pada saat itu aku sedang mengandung anak hasil perkawinanku denganya. Aku sebenarnya risih dengan hal itu, dan tdk krasan untuk bekerja di situ.Ia seakan tdk peduli bahwa aku adalah seorang wanita berjilbab yg selalu sopan dalam berpakaian dan berperilaku.




















