Aku membimbingnya ke atas kasur. Brazzers Lidahku semakin intensif menjilati liang kemaluan Felly. Mataku tidak lepas memandang belahan payudaranya yang terlihat jelas.“Felly, buka dong..!” kataku meminta.Felly menurut saja. Kugerakkan lidahku di dalam sana dengan liar, sehingga Felly semakin tidak karuan menggeliat.Setelah cukup puas memainkan vaginanya dengan lidahku dan aku dapat merasakan vaginanya yang teramat basah oleh lendirnya, aku mengambil posisi dan membuka celana dalamku. Batang penisku sudah tegang dan keras, siap menyodok lubang sanggamanya.Dalam hati aku membatin, “Ini dia saatnya… show time..!”Aku mengangkat tubuhnya yang kecil itu dan membantingnya ke tempat tidur, sehingga dia telentang sambil mengaduh.Sebelum dia sadar dengan apa yang terjadi, aku menyodokkan penisku ke dalam vaginanya dengan cepat, sehingga dia berteriak kesakitan.Pelan 2 aku tarik penisku dari vaginanya, terasa hangat dan mencengkram erat penisku…. Aku kemudian menjilati telinga dan tengkuknya. Kami saling berpandangan dan akhirnya berciuman…..kami tertidur sampai sore hari…dia kemudian bergegas pulang karena takut dicari ortunya…Akhirnya kami semakin dekat….dan kamipun semakin sering melakukannya layaknya pasangan suami istri…baik dikamar kostku maupun




















