Dan aku pun dapat memanfaat uang tersebut hasil menjadi gigolo pemuas nafsu untuk kuliahku. Nonton bokep Tipikal yang menjadi temanku adalah mereka yang bergaya hidup wah.Aku cenderung menjauh dari pergaulan yang gaya hidup pas-pasan. Jadi aku dijadikan komoditi arisan seks oleh mereka yang terdiri dari istri pengusaha dan pejabat. Gila, betapa terkejutnya aku mendapat jawaban itu.Namun aku berusaha mengendalikan kegundahanku, aku tidak perduli dengan perasaanku, toh aku mendapat imbalan jasa yang sangat besar dari mereka saat menjadi gigolo pemuas nafsu. Dari pakaian yang dikenakan atau gaya bicara, aku dapat menilai, apakah mereka anak orang kaya sepertiku atau tidak. Dengan dalih untuk dipijat tubuhnya, suara wanita itu menginginkan agar aku datang ke sebuah hotel di kawasan jantung kota Bandung.Aku pun meluncur ke hotel yang dimaksud. Kuiyakan saja semua permintaan Tante Mia, termasuk keinginannya mengajaku menginap di hotel.Dalam hati aku berpikir, rasanya sangat disayangkan jika semuanya ini disia-siakan. Aku bersikeras dengan keinginanku, meskipun pada awalnya kedua orangtua berusaha keras menolak.




















