Tapi aku tidak bisa menahan diriku untuk menyandarkan kepalaku ke dashboard sehingga bisa mengintip sesuatu diantara kedua paha mulus ciecie ini..Dia tersenyum, “Namamu siapa sih, Say?”“A Bee.”Dia tersenyum, “Nama yang bagus.”Lalu dia menoleh menatapku sebentar, “Kamu belum pernah liat cewek telanjang ya, Say?”Aku menggeleng pelan.“Pengen tau, ya?” dia tersenyum, “Pasti pernah nyoba ngintipin ciecie-mu ya?”Kali ini aku mengangguk pelan.Dia tertawa.“Mau liat Ciecie telanjang ngga, Say?”Aku cuma bisa menelan ludah gugup. Indo bokep ”Lalu aku menudingnya, “Ciecie ini namanya siapa?”Dengan gaya bak peragawati, dia membetulkan posisi nametag-nya yang miring sehingga dapat jelas kubaca, “M-a-r-l-e-n-a.. ayo dong Cie..”Cie Lena menghela napas panjang, lalu menatapku sambil menggigit-gigit bibirnya sebelum akhirnya berkata “Sebetulnya Ciecie ngga pengen begini. Lalu ia sekali lagi mendesakkan pinggulnya.. Ya tentu saja kami masih sering melakukannya. Ia malah mendekat dan memelukku. “Aih.. Aku yakin mukaku semerah kepiting rebus. Bless..




















