“Panggil Arthur saja, enggak usah pakai Pak. Bokep Sesekali saya membuka mata, saya perhatikan si suster bernama Mia (bukan nama asli). “Kalau saya sehat, saya tidak ada disini, suster” jawab saya sambil tertawa. Setelah beres, suster Mia membantu saya memakai pakaian yang bersih dari tas saya lalu saya mengucapkan terima kasih. Saya langsung masuk ke unit gawat darurat dan tim medis langsung menangani saya.Darah saya diambil untuk dites dan sebuah infus dipasang dilengan kiri saya. Mia menggosok dada, punggung dan lengan saya. Kontol saya langsung digenggam. Saya melewati hari ini dengan lebih banyak tidur supaya cepat sehat. Bibir Mia yang merah terasa dekat sekali saat itu membasuh dada saya dengan handuk basah. “Hahaha, bisa saja Arthur” kata Mia.Mia membuka baju dan celana tidur saya. “Hari Senin saja ya ditempat saya” kata Mia dengan wajah yang memelas. Saya agak sedih tidak ketemu Mia, seharian saya melewatkan waktu dengan nonton TV dan menanyakan ke sekretaris keadaan di kantor.Malam hari setelah makan malam, orang tua saya pamit




















