karena sudah bosan kedua temannya pun memilih permainan yg lain sementara dirinya memberikan uang tip, selembar merah sebagai tanda minta maaf atas marahku dan meminta ku untuk menemani mengobrol sejenak. Bokeb ” jangan di dalem sayang , sini keluarin di mulut mbak” jawabku. umurku 30 tahun dan kupikir sudah tak muda lagi, tetapi masih saja banyak lelaki tergoda dan menggodai ku dan menyebutku
Si “neng Bohaii”. waduhh anak siapa nih kq banyak banget duit nya pikirku, ku lihat memang dia yg ganteng sepertinya tajir diantara kedua temannya karena baju dan style nya yg keren. ” waww mbak besar sekali susumu ” ucapnya. masuk, mana nih hadiah nya mba’henoLL” ucapnya menggodaku. “wow santai donk, jangan marah mbak, ntar manisnya ilang” godanya. ahh rian enak sekali dek” ucapku. “wow santai donk, jangan marah mbak, ntar manisnya ilang” godanya.




















