Sekejap saja hari menjadi gelap gulita, dengan tiupan angin kencang yang dingin. Brazzers Aku tersenyum saja. Dan di menggoyangkan pinggulnya agar aku merasa nikmat. Kami memadu janji, bahwa suatu saat nanti kami akan kembali ke tempat itu. Kami tersesat di tengah hutan lebat.Tanpa sadar Anisa saking kedinginan dia memeluk aku. Veggy’nya. Kami pulang dengan mengambil jalan ke desa terdekat dan pergi ke kota terdekat agar tidak bertemu dengan rombongan yang terpisah itu. Dalam hari-hari yang kami lalui kami hanya makan mi instant dan makanan kaleng. Paras Anisa tampak anggun dan cantik sekali. Pada jam 12 tengah malam, bulan nampak bersinar terang benderang. Mata Anisa merem melek kenikmatan. Kami tak peduli lagi dengan dinginnya malam, gatalnya semak-semak. Anisa akan melanjutkan S2 nya di USA, karena keluarganya ada disana. Kami sepakat untuk menjodohkan anak kami kelak, jika Tuhan mengijinkannya. Tak rela rasanya aku kehilangan Anisa. Kami berangkat lagi, tapi celaka, rombongan di depan tidak nampak lagi, nah lo ?!




















