Akhirnya aku berguling kesamping dan berdiam beberapa saat.” lia, maafin aku keterusan, menodai kamu” kataku
” bapak jahat, memekku sakit jadi” kata lia sambil berdiri berjalan kekamar mandi dan tak lama keluar dengan santai akupun gentian kekamar mandi untuk kencing dan cuci kontol. Aku naik di atas kasur, Lia menurunkan tubuhnya, kuarahkan kontolku ke muka Lia, dia membuka mulutnya dan kontolkupun masuk ke dalam mulutnya, mukanya maju mundur membuat kontolku merasakan nikmat diemutnya. Bokepindo Lia memang berhasil menyedot perhatianku, bahkan ketika penyanyi lain yang dapat giliran menyanyi, aku tetap saja memperhatikan Lia yang duduk di samping berseberangan dengan tempat dudukku. Lia membuka kakinya dan mengangkang. Dan akhirnya dangdut yang kita tunggu mulai juga.Memang bukan dangdut yang komplit hanya keybord sama kendang serta gitar , tapi kelihatan sangat bagus. Ditambah dengan gaya berpakaiannya yang vulgar, membuat aku sebagai lelaki normal mulai terangsang. lia takut” kata lia
” takut ketagihan atau kenikmatan” candaku bangga dengan kontolku yang besar.




















