Padahal apabila ia menoleh kekiri, sudah tentu ia bisa melihat dengan jelas pemandangan Sasha yang sedang menungging kelelahan dengan tangan-tangan Pak Anton yang masih melekat di vagina Sasha.Pak Anton kembali mendapatkan ide licik. Bokep indo Sasha pun terpaksa memasuki bathtub itu. “Kalau begituu… mulai hari ini… lubang pantatnya Sasha… jadi milik Mas Anton… yaa? Saya akan menganggap penggelapan ini tidak pernah terjadi dan bahkan disket ini akan saya kembalikan dengan satu syarat yang harus kamu penuhi sendiri dan tentunya itu tidak berkaitan dengan uang kalian!”
“A… apa Pak?” Sasha semakin penasaran dengan syarat Pak Anton. Bukankah Aldy yang sudah memetik keperawanan Sasha sebelumnya? “Apakah anda bersedia menerima Anton Adiharyono sebagai suami anda?” tanya penghulu itu dengan serius. Pak Anton mendorong kedua paha Sasha sehingga Sasha tersandar di pagar balkon kamarnya. Tiba-tiba, Pak Anton menemukan sebuah ide bagus.“Sasha, kamu haus?” tanya Pak Anton dengan nada penuh perhatian. Pak Anton tersenyum mensyukuri keberuntungannya. “Nah, sekarang kita masuk ke pokok permasalahannya!” ujar Pak Anton dengan raut muka serius.




















