Dia adalah sahabat istriku sejak dari SMP hingga lulus kuliah, dan sering juga main kerumahku. Bokeb Tumben nih pagi-pagi, kayaknya ada yang penting?” tanyaku seraya mengajak Rika menuju ruang tengah. Segera saja jemari Linda meraih dan mengorek bibir memiawnya, menjaga agar pejuhku tidak tumpah kesofa. Nah, ini aku bawain sedikit bawaan lah, buat kamu sama Indah.Itung-itung membagi kesenangan.”“Wah…tengkyu banget lho…kamu baik banget”“Ah, biasa aja lagi..hehehe”Kami berdua sejenak ngobrol-ngobrol, karena memang sudah beberapa bulan Rika nggak berkunjung ke rumahku. Tentu saja hal ini tak kusia-siakan.Kusedot kuat agar aku dapat menelan cairan yang meleleh dari vaginanya. gila kamu lin..nikmat bangett”“Aku gak tahan, Rikaaa…Lindaa….sayangku cintaku…..”Dan croottt….crroooootttt…..“Haeeppphh…hhhmmmppphhhhh” suara dari mulut Rika.Tampak dia gelagapan menerima semburan spermaku, tak kurang dari 5semburan kencang dan banyak…“Aaaahhh…..ooouuffhh….auuww…ooouuww…udah Rik…udah…udah…jangan diisep teruss…gelllliiii…..”aku meringis kegelian karena Rika tetep mengisap tongkolku, seolah tak rela kalo pejuhku tak keluar tuntas. “Bye, Ndrew…,”Linda juga berpamitan. Linda memandang wajahku dengan wajah pucat. Kuhampiri Linda, kubelai tangan dan rambutnya.




















