mengingat dari bilik lesehan ini bisa saja tiba-tiba kepala kami menonjol dari bilik dan mencurigakan bagi si pemilik warles.“ahh. Bokep jilbab “sakit sayang?”
“iyya sakit enak sayang. “ya cepet-cepet udahan ntar, nggak ada yg dateng kan lagi ujan deres, ayolah sayangg aku pengen” jawabnya terengah-engah setengah manja dengan posisi setengah miring aku turunkan celana jeans hitamku dan menunggingkan sedikit belahan pantatku untuk memberi jalan Pnya menjelajahi bibir bawahku yang basah dibuatnya dan “cluppp… !.”“akhh.. Hari itu yang kami tau kami seperti terlelap dalam kenikmatan dalam derasnya hujan tanpa mengindahkan keadaan bilik sekitar kami. Tapi siapa pikir?! Kuarahkan V basahku ke P nya yang sudah basah juga karna terkena cairan Vku.. semua sudah terlambat, dia memeluk erat tubuhku dan kehangatan itupun kurasakan sangat dalam ..“udahh gini aja sayang?” kataku sambil kode kode tambah ronde
“iya nanti kamu pulang ngampus lagi aja kita ke hotel, ujannya udah mau reda ini” jawabnya santai.Seusai itu kami langsung bergegas membersihkan sisa cairan kenikmatan kami, entah tadinya ada orang datang atau tidak kamipun




















