Aku pun memutuskan untuk ke luar sebentar. Bokep crot “Maafkan aku…”
“Dia masih tinggal di sini? Wajahku yang sejak tadi menikmati aksinya kini mulai terjaga. Tapi cuma satu jam, aku enggak boleh telat.”
Akhirnya aku mengiyakan ajakan Kelvin. Aku kan ke sini cuma buat nganterin kamu. Aku sudah melirik satu gaun malam warna hitam yang aku suka, tapi belum kubeli sampai sekarang karena lumayan mahal. Pokoknya beres, katanya.Setiba di rumahnya, Kelvin menyuguhkan cognac. Kelvin masuk, menutup pintu dan mengunci. Aku langsung menolak, karena waktu itu aku memang mau ke undangan pernikahan kawan dekatku. Aku tidak mau nantinya berakhir di kantor security atau apa, pikirku. Dengar, Khristi, kita udah putus, aku udah meminta dia keluar secepatnya, tapi dia butuh waktu mencari tempat tinggal lain.”
“Tentunya kau tidak memerlukan bilang-bilang sebelum semua ini terjadi!” kataku sinis. Hmm, tapi kok masih single ya? Akhirnya aku buka pintu menengok keluar, dia masih di sana.




















