Kuperhatikan mama tetap tenang saja, walaupun nafas nya sudah lebih cepat dari biasanya. “Mah….. Bokeb “Enaaak….sayaaaaang ”, Tanya mama. Nafas mama makin lama semakin teratur. Lalu pelan2 kontolku kucabut keluar dari memek Mama dan kuambil handuk kecil yang ada di tempat tidur sambil kukatakan “Maaam, biar aku saja deh yang ngelap..boleeehkan … Maaam ” ? “Aduhhhh …….enaaaknya ” Seruku tanpa sadar. “Maaaas….ceeepaaaat….teken yang ku…aaaaat maaass…”, perintahnya sambil memeluk punggungku erat erat serta menggerakkan pinggulnya naik turun dengan cepat sehingga membuat kontolku terasa sedikit ngilu. Katanya tadi cuman mau ngelihat sebentar, eeeh sekarang pingin pegang. ”katanya seraya mencengkeram kontolku yang lagi tidur kecapean dan mengelus elusnya. Tetapi ketika kepalaku di elus-elus nya dan mama mengatakan minta maaf karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya dan sekaligus juga mengatakan kalau mama tetap sayang dengan ku, perasaan marahku pun jadi luluh. “Pokoknya, mama enggak mau lho kalau kamu mulai pacaran, apalagi masih sekolah bisa2 pelajaranmu jadi ketinggalan dan berarti kamu juga sudah enggak sayang lagu sama mama ”, tambahnya
“Enggak




















