Saat itu saya sudah tidak memperdulikan Hanif dan istri saya lagi.Saat ini yang ada difikiranku adalah sebuah petualangan yang belum pernah kulalui sebelumnya. Saat itu tubuhku terasa semakin panas. Bokep hijab ?”, ucapku kaget.“ Udah Mas tenang aja, inikan cuma tontonan Mas, lagian nggak bisa dipegang jugakan Mas.hhe ”, ucap Icha sembari tertawa kecil.Belum sempai aku menjawabnya Icha sudah menimpa perkatataanya lagi,“ Kalau Mas Bobi nggak keberatan, Mbak Dela diajak sekalian aja mas, hhe…”, ucapnya menyebut istri saya.Saya tersinggung juga waktu itu. Mengapa saya bisa mengatakan seperti itu, karena selama dalam 8 tahun berumah tangga saya tidak pernah selingkuh apalagi sampai menyewa wanita bayaran untuk memuaskan hasrat sexs saya.Hal ini bisa terjadi, mungkin karena istri saya selalu melayani birahi sexsku setiap saat.hhe. Mungkin saya tidak akan pernah melupakan peristiwa itu. Luar biasa enaknya, sungguh..! Tapi dasar memang pikiranku sudah tidak beres, kutunda keberangkatanku ke kantor, saya kembali ke rumah menemui istri saya.Seperti biasanya kalau sudah begini saya langsung menarik istri saya ke tempat tidur.




















