Nakal Ya…” isi pesanku ke dia
Mbak Femy langsung membalikkan badannya dan memandang tajam kearahku, aku cuma tersenyum melihat wajah merah bercampur paniknya.“Gak baca apa-apa. Tapi sayang mbak Femy sepertinya canggung. Bokepindo Mbak Femy kelojotan menerima seranganku. Pertama-tama tanganku memegang pinggangnya yg masih kencang, kemudian dari situ aku elus punggungnya. Aku hisap sesaat kemudian aku pindah ke payudara kiri untuk memperlakukan hal yg sama.Sepertinya mbak Femy tdk sabar, kemudian dia menarik tanganku dan menekan telapakku kearah payudaranya yg bebas. Perlahan aku elus garis memeknya, terasa perlahan cairan memeknya mulai membanjir.Tangan kiriku masuk kedalam bathrobenya langsung meremas payudaranya yg tdk dibaluti bra lagi. Kali ini ada sedikit balasan. Aku menyusupkan tanganku kedalam celana dalamnya.Langsung terasa olehku lipatan memek yg diselimuti bulu-bulu halus, sudah sangat basah disana.Tiba-tiba mbak Femy menarik celananya untuk membuka. Aku percepat pompaanku dan akupun menekan k0ntolku dalam-dalam sambil menyemprotkan spermaku ke rahimnya.Kemudian aku memeluknya sambil membisikkan“Aku cinta kamu mbak”. Sekarang kami sudah sama-sama telanjang.Aku tindih mbak Femy sekali lagi.




















