Rapat pun berjalan serius dan berakhir sore hari.Saya langsung suruh Ika untuk check in ke reception, sempat Ika menanyakan apakah saya mau check in kamar juga. Bokep Aku aba pahanya yang sering aku tatap dikantor kini ada di genggamanku. Didalam lift aku jelaskan bahwa kamar hanya pesan satu, dan aku tanya Ika apakah dia keberatan kalau aku gabung dikamar dia, plus aku tambahkan sekalian menghemat anggaran kantor cabangku, toh cuman untuk tidur saja.Ika terlihat bingung namun juga tidak bilang keberatan atau tidak keberatan, sambil jalan ke kamar yang dituju. Tak tersadarkan aku bangun sambil memeluk perut Ika yang ramping dan mulus.Aku pun mulai mengusap kelembutan kulitnya, kuciumi bibirnya dan Ika pun terbangun. Aku sadar bahwa Ika pun sudah siap setelah meraba Miss V nya yang sudah licin sekali.Aku pun melepas busana secepat kilat dan langsung menancapkan secara perlahan tapi pasti Mr.




















