Ehh Mbak” kataku dengan senyum semanis mungkin.“Sama-sama” kata wanita yang satunya juga dengan senyum ramahnya.“Ehh Mbak..” panggil seorang diantara mereka..Kaget aku menoleh kearah 2 wanita tersebut.“Pasti Mbak diterima deh” kata wanita berkaos pink sambil memainkan matanya.“Lho.. Fahmi begitu tadi dia memperkenalkan diri membaca dengan seksama Lamaran Kerjaku sambil sesekali melirik kearahku.“Anak kamu berapa?” tanyanya.“Satu Pak” kataku memberanikan diri menatapnya.“Suami kamu kerja?” tanyanya lagi.“Sudah meninggal 3 bulan yang lalu karena kecelakaan Pak” kataku tapi mataku tidak berani menatap matanya.Mataku hanya mengarah ke map yang ditangannya. Bokep stw Urat-uratnya menonjol semua.. Wow.. Iya Mbak” jawabku dengan jantung berdebar.Ahh kenapa aku jadi grogi pikirku. Langsung aku terbayang bagaimana mungkin aku memijat laki-laki yang telanjang bulat.. Ehh.. Terpampanglah sudah kehormatanku.. Si Abang menghentikan kocokanku dan memencet botol yang berisi cairan seperti baby oil ke telapak tanganku, lalu aku kembali mengocok kembali penis tersebut.Dibawah sana, celana dalamku sudah terasa basah sekali mengeluarkan cairan pelumas yang biasanya dimaksudkan untuk menyambut serangan penis.3 bulan lebih sudah aku tidak mendapat sentuhan lelaki dan












