Kamu benarbenar masih sempit Mery..!! Tibatiba Aku sadar akan bahaya yg kembali mengancamku. Bokeb jeritku.. Tibatiba Aku sadar akan bahaya yg kembali mengancamku. Membuat Lidahku langsung kelu. Lepaskan saya..!! Gerakan yg tibatiba dan tak terduga ini gagal kucegah. Lalu sebelah tangannya membelai pipiku. Lalu tanpa bersuara Iyan langsung masuk dan menutup pintu mobil. teriakku sangat ketakutan ketika tangannya bergerak menyusup ke sela sela rokku, kemudian jarijarinya menyusup ke balik celana dalamku dan menggosokgosok selangkanganku.Aku terus meronta dan berteriak minta tolong, sampai tenggorokanku serak tapi sepertinya teriakkanku tertelan oleh suara hingar bingar musik. Mau di kasih enak kok ngelawan terus..!! Lalu sebelah tangannya membelai pipiku. Nikmati aja..!! Malahan seolah aku menjepit kepala k0ntolnya yg telah masuk itu.Rasanya Aku mulai menyerah, tak ada gunanya melawan Iyan yg sudah di liputi oleh nafsu bejadnya itu, aku sudah tidak mampu berontak lagi untuk mempertahankan kehormatanku.




















