“Hhmm.. Termasuk juga kepada beberapa laki-laki yang berada di kosan tersebut. Bokep hot Sama-sama mengetahui rahasia pribadi satu sama lain. “Ini Om Ridwan”.Cinta terkaget mendengar nama itu. “Biasalah nyalurin ‘hobby’ hahaha”. Ucapan terakhir Om Ridwan membuatnya sedikit ragu. Direktur di sebuah perusahaan ekspor impor milik orang tuanya. Ekspresi kesal Rido disambut senyuman oleh Cinta. Cinta tahu benar kalau posisi kakinya saat ini membuat apa yang seharusnya tidak terlihat, menjadi terlihat.Lirikan Cinta berubah menjadi tatapan tepat saat laki-laki itu mengalihkan arah pandangannya. Cinta terkesan.“Oke sudah, yuk kita ke kamar”. “Ya gitu deh Om”. Rido memalingkan wajah Cinta, kemudian bibir mereka beradu. Cinta juga membiarkan sejenak Om Rudi meremas-remas payudaranya sebelum mereka berpisah. “Hehehe ya udah gak usah aja kalo gitu”. Dari segi wajah, Om Rudi ini jauh dari yang dapat didefisikan sebagai tampan. Ia tahu harga tablet PC itu adalah yang paling mahal di kelasnya. Paling tidak disaat yang sama ia mendapat pahala karena menghilangkan rasa penasaran laki-laki itu, sekaligus memberikan sedikit ‘pelajaran’ atas kenakalannya.




















