Entah beberapa menit aku asyik menarik dan mendorong kontolku untuk menggeleser dalam lubang kenikmatan Mamaku, aku baru sadar ketika Mamaku mulai balas mendorong dan menarik pantatnya. Kini kedua tanganku memegang kedua pinggul Mama. Bokepindo Ia menatapku lalu berkata,
“Ko, kamu itu bandel ya. Rasanya kami adalah dua pasang kekasih. Mamaku langsung membuka celana dalam di balik dasternya kontan saja bulu lebat memek mama terlihat jelas di balik daster transparannya lalu dia menekan kontolku sampai menempel di perutku dengan tangan kirinya, lalu ia menduduki kontolku. Selangkanganku menumbuki pantat Mama dengan mengeluarkan suara PLOK! Otot pantat Mama sungguh kenyal dan tidak lembek. Ritual itu harus dilakukan kalian berdua sebagai pasangan yang datang kemari minta bantuan.”
Sang dukun berdehem dan kemudian melanjutkan pembicaraan,
“Ritual ini adalah ritual seks.”
“Apaaaa?”
Kami berdua kaget setengah mati. Contoh, bila syaratnya membunuh orang, tentu kami tidak akan melakukannya.”
“tidak perlu membunuh. Cepaaat……….!! Malah aku senang jadinya. Tinggi badannya 160 cm, lebih pendek dariku yang bertinggi 170 cm. Memek Mama masih mengocoki burungku. Aku kecewa begitu Mamaku menarik










