Hah…! Dia tak peduli Sekar ada di depannya. Bokeb Sekar berdiri di bibir tebing, di atas candi itu. Jerit-jerit Sekar membahana selagi dia terus disiksa. Bayang Ireng berubah meliputi sekujur tubuhnya seperti baju, baju yang bisa mencabulinya. HAHH!!” Ratri akhirnya bisa membuka mulut dengan lega karena apapun yang dia kulum itu keluar dari mulutnya,namun dia terengah, suaranya awalnya seperti kesakitan namun kemudian terdengar keenakan. Dan kamu tahu mengenai ilmu silatku… Ilmuku mengandalkan hawa murni, dan kekuatannya bisa berkurang apabila aku bercinta dulu denganmu sebelum berangkat. Sekar menjerit kaget ketika kedua pentilnya ditarik jauh. Bayangan itu berubah menjadi semacam kursi yang menopang Ratri dalam keadaan mengangkang sambil mencoblos dua lubang Ratri, yang depan dan yang belakang. Sukakah kalau susumu direnggut seperti itu?” kata Bayang Ireng. Pendekar perempuan itu melompat sambil menusukkan pedang, menyerang lawannya. Letaknya di ujung tebing. Dedemit itu berdiri di depannya, mengangkangi tubuhnya. Sekar berusaha kabur tapi tanpa diduga muncul lagi satu tonjolan kokoh, tepat di bawahnya, seperti tinju yang tepat menohok ulu




















