Satu jam berjalan, Devi sudah bermandikan keringat, gaunnya sudah tercetak menempel di tubuhnya, ia pun beristirahat sejenak. Bokep arab si gendut masih semangat memompa masuk kontolnya, dan rasa sakit Devi perlahan berubah menjadi suatu kenikmatan. Suhu di hutan itu pada siang hari bisa mencapai 38 derajat celcius, pakaian Devi kini seolah telah menempel pada kulitnya langsung. si gendut dengan kasar menjilati dan menyedot vagina Devi , sementara kedua tangannya tak lepas dari buah dada ranum itu, ia remas dan cubiti putingnya, membuat Devi amat kesakitanDevi sempat beberapa kali mecoba meronta, namun dengan tangan terborgol , ap yg bisa dia lakukan..? Dari kejauhan ia melihat tenda dan bebrapa orang yg sepertinya orang kota. ia tak mampu melawan lagi saat si gendut menangkapnya dan membawanya ke sbuah kamar di pondokan tersebut.si gendut mendorong Devi ke tempat tidur , dan dengan borgol dari satpam ia memborgol tangan Devi ke atas kepalanya , terikat ke hulu tempat tidur.si gendut tak buang waktu lagi..”hehehehe…show time……..hehehehe” ia berbisik dan dengan cepat




















