Namun apa yang terjadi? Ketika tahu hal itu, senyum bahagia kembali mengembang dari bibirnya. Bokep india Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan baiti jannati di rumahku. Selama ini aku terlalu sibuk mengurus orang lain, sedang isteriku tak pernah kuurusi. Pakaian bersih yang belum disetrika menggunung di sana sini. Katanya mau kayak Rasul? Kenapa baru sekarang pula kutahu betapa nikmatnya menyaksikan matamu yang berbinar-binar karena perhatianku? Harus bisa masak, nyetrika, nyuci, jahit baju, beresin rumah?”Belum sempat kata-kataku habis sudah terdengar ledakan tangis isteriku yang kelihatan begitu pilu. Di depan pintu kulihat masih banyak sepatu berjajar, ini pertanda acara belum selesai. Entah kenapa hati ini tiba-tiba saja menjadi rindu padanya. Selera makanku mendadak punah. Baru juga pulang sudah ngomel-ngomel terus. Aku benar-benar menjadi malu pada Allah dan Rasul-Nya. Dug! Senyum bahagia.“Abi…!” bisiknya pelan dan girang. Air mataku jatuh tanpa terasa. Ketika tahu hal itu, senyum bahagia kembali mengembang dari bibirnya.




















