nggak usah grogi… ” Katanya dan menyuruhku untuk duduk santai di pojokan tempat itu, sementara suara musik sudah memenuhi tempat itu.Bau asap rokok dan minuman keras langsung menusuk hidungku. Aku mendekap tubuh lunglai Ryo, dan dia hanya memeluk tubuhku tapi dapat kurasa kalau dia maliu saat itu. Bokep asia ntar kalo kamu sudajh banyak duit balikin tuh duitku…” Aku hanya tersenyum sambil mengucapkan terima kasih padanya.Dari kamar mbak Gina aku langsung pergi ke warung dan membayar utangku kemaren. Setelah cukup lama Mbak Gina meninggalkan aku akhirnya dia datang dengan menggandeng seorang pria, dan menghampiri aku ” Fin.. Setelah itu aku sarapan dan kembali ke kamar kostku, sampai di sana aku kembali merenung apa aku salah jika harus mengambil keputusan ini. Hampir saja aku menangis namun tiba-tiba ada seorang pria muda mengahmpiriku.Kemudian berkata dengan kerasnya ” Kamu Finta kan…?” katanya dan akupun mengganggguk, dia menarik tanganku dari tempat itu tanpa menghiraukan teriakan laki-laki tambun itu.




















