Karena cukup lama juga aku melihat mereka cekcok akhirnya akupun menghampiri “Ayo..sayaang..kok lama sich…” Kataku dengan sengaja langsung menggandeng tangan Om Surya dn aku mendengar wanita itu teriak pada om Surya.Namun kita semakin erat bergandengan tangan malah aku melihat om Surya dengan mesra merangkul bahuku. Begitu juga di rumah aku selalu ribut dengan adikku yang kini masih kelas 2 SMP dan kami memang dua bersaudara.Ayahku bekerja sebagai sales sedangkan ibuku bekerja di sebuah pusat pertokoan, dan aku sering sendirian di rumah karena adikku Dion jarang pulang ke rumah paling dia datang ketika hari sudah malam. Bokep jilbab dia sering jutek sekarang..putus cinta kali” Kata mama karena dia memang biasa bercanda denganku, dan aku melihat om Surya meninggalkan kamarku. aaaaaaaahhhh… niiiikkkmmmmaaaaaatttt…. Oooom… aaahhhhh..” Om Surya menciumku berulang kali dan semakin cepat pula dia menggerakan pinggulnya.Tidak lama kemudian dia mengerang saat itu juga aku merasa kontolnya semakin dalam dan lama-kelamaan semakin kecil “OOOUUuuggghh… aaagggghh… Lindaaa… saayang… aaaagggh.” Om Surya memeluk erat tubuhku dan akupun memeluknya dia terkulai




















