Suasana kantor sudah mulai sepi karena para staff kantor dan karyawan sudah mulai meninggalkan tempatnya masing-masing. ”Ohs… ehs… ehh…” dengusan pria setengah baya itu membuat tubuh Eva terlonjak-lonjak menerima sensasi nikmat yang teramat sangat, sambil kedua tangan pria itu meremasi buah dada Eva yang semakin membulat indah. Bokep arab “Sekarang saya mau cobain punya Non, boleh yah?” kembali kuanggukkan kepalaku sambil tersenyum lemas. “Oke deh, kalau gitu kita pulang duluan ya Dev… sampe besok ya!” sahut Eva
“Iya, good luck ya…ati-ati di jalan nanti, udah malam” timpal Pak Hendro
Aku tersenyum dan mengangguk, “Titi DJ yah…” kataku seraya melambai. Permainan oral si satpam itu ternyata mampu mengalirkan kehangatan di sekujur tubuhku. Mungkin karena sama-sama pernah mengalami kepahitan, kami cocok dan dapat saling menerima apa adanya satu sama lain. Aku baru kembali dari toilet untuk buang air kecil, ketika hendak kembali ke cubicalku melewati ruangannya Pak Hendro, direktur bagian pemasaran,sekonyong-konyong aku mendengar ada suara seperti orang terengah-engah.




















