Kulepaskan kerah bajunya. Membuatku salah tingkah dengan kegelianku sendiri. Bokep mom Ucapan itu sangat pahit dan mengena. “Seorang cowok keren dengan pikiran terbuka?”
“Minimal bule, deh.”
Kurasakan Chie meremas lenganku, memberikan respon atas guyonanku yang nyaris tidak pada tempatnya. Merasakan kehangatan air matanya yang membasahi dadaku. “Chie.. Karena ia adalah temanku, sahabatku, orang yang kukasihi.Jay? “Ray tahu.”
Chie menangis dalam pelukanku, membuatku sejenak mengingat ayahku sendiri yang selalu berkutat dalam pertempurannya dengan idealisme yang kumiliki. “Cukup segitu?” tanya Jayu lagi. Kurasakan otot-ototku menegang dalam kenikmatan yang kurasakan. Jay menolehkan kepalanya ke arah mobil. Siapa suruh diam,” kataku setelah mendudukkan diriku di sampingnya, dan menyimpan bungkus rokok itu di tempat yang aman.“Ah, Ray,” Chie mendesah. Dan aku masih sering menghubunginya. “Nih, rokok.”
Chie menyambar bungkus Marlboro di tanganku dan membuangnya ke sudut ruangan. Baru kali ini aku menyemburkan spermaku di dalam liang kemaluan seorang gadis.




















