Ia tersenyum dan mengajakku membersihkan badan.Selesai membersihkan badan, kami masih sempat ngobrol-ngobrol sebentar hal-hal mengenai dirinya. Bokep rusia Aku mau beli gelang kaki di toko emas langgananku. Kususul ke rumahnya. Dia menyatakan senang kalau ngobrol denganku.“Ada yang mau mendengarkan dan mengerti sisi hitam dari jalan hidupku,” katanya.Aku sendiri mengatakan, kalau ada kesempatan untuk berhenti, maka berhentilah dari pekerjaannya dan membuka usaha atau pekerjaan yang lain.Suatu ketika aku mencarinya di hotel. Ia mengeleng, “Tidak, aku kan baru saja mandi. Ketika aku mengeluarkan dompet, ia berkata.“Nanti aja, sekarang kita ke kontrakanku yuk!”Akupun menurut saja dan mengikutinya ke rumah. Setelah kutembakkan laharku, kami sama-sama berbaring ngobrol sampai waktu habis. Panas matahari terasa menyengat kulit. Namun tidak setiap kali bertemu kami lalu bergulat di atas ranjang. Dan memang daerah ini dikenal sebagai daerah merah. “Tidak semua kamar ada cerminnya. Ketika aku mengeluarkan dompet, ia berkata.“Nanti aja, sekarang kita ke kontrakanku yuk!”Akupun menurut saja dan mengikutinya ke rumah. Karena haus aku mampir ke sebuah kedai dan memesan minum.Di dalam kedai




















