Mataku tertuju ke bagian tumpukan majalah yang terletak di samping lemarinya, sambil berjalan santai aku mendekati majalah tersebut.“kamu juga suka baca majalah ya Ri?” Aku sangat kaget saat melihat majalah tersebut, banyak sekali foto-foto cewek yang sedang berbugil ria,“eh.. Mbak pake taksi aja jadi ga usah repot-repot!” katanya.“Ehh…iya…iya Mbak saya tunggu!” kataku.“Oke, Dhe see you tommorow ya, dadah!” katanya menutup pembicaraan.Aku menaruh gagang itu pada telepon dan berbalik menatap marah pada Pak Budi, hatiku panas sampai tidak tahu harus ngomong apa lagi. Bokep Untunglah malam itu sudah sepi aku tiba di kamarku setelah berjingkat-jingkat dengan penuh was-was kalau-kalau ada orang yang menemukanku berjalan di koridor tanpa busana. Dan hingga kini memang semua pekerjaan di rumah aku kerjakan sendiri.********“Bener-bener hari yang melelahkan banget hari ini!“ gerutuku dalam hati sambil menjemur satu persatu pakaianku di tempat jemuran yang berada di bagian belakang, di depan kamar pembantu dan anak-anak kost. Memalukan sekali rasanya, tapi apa daya aku tidak dapat menolak nasibku yang sekarang, api yang kunyalakan itu




















