Aku pun langsung menelan obat sakit kepala yang diberikannya.“Gimana sekarang rasanya? Indo bokep Aku segera mengenakan pakaianku kembali dan berlari ke luar kamar.Ia hanya terpana memandangiku. Lalu ia menjalankan mobilnya ke sebuah motel yang tidak begitu jauh dari tempat itu.Setiba di motel, temanku memapahku yang terhuyung-huyung masuk ke dalam sebuah kamar. Matanya terbelalak melihatnya. Temanku itu yang kaget terlempar ke lantai. Kita kan baru sampai di sini. Semacam aliran aneh menjalari sekujur tubuhku.Antara sadar dan tidak sadar, kulihat temanku itu tersenyum. Aku pun yang saat itu sudah di semester enam kuliahku, diterima bekerja sebagai teller di sebuah bank swasta nasional papan atas.Meskipun aku belum selesai kuliah, namun berkat penampilanku yang menarik dan keramah-tamahanku, aku bisa diterima di situ, sehingga aku pun berhak mengenakan pakaian seragam baju atas berwarna putih agak krem, dengan blazer merah yang sewarna dengan rokku yang ujungnya sedikit di atas lutut.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,




















