Di kala siang aku adalah Drs. XNXX jepang Di kala siang aku adalah Drs. Dia sangat ramah dan gembira menyambutku. Rata-rata mereka memang ramah kepada waria pendatang. Ah, masa bodoh. Kenapa kebetulan aku yang ditunggunya? Dia boleh dikata seakan copy dari El Manik yang bintang film itu. Dia mengulurkan tangannya untuk mengenalkan diri. Aku menganggap dialah lelaki yang sempurna. Dengan stelan jas dan dasiku, Susi mengantarku hingga ke pintu halaman dimana taksi Surabaya telah menungguku untuk menuju Hotel Bumi Hyatt dimana seminar akan dilangsungkan.Pada sore harinya aku sampai kembali di pondokan sekitar jam 7 malam. “Mau kemana sayang?”, ucapan klise keluar dari mulutku. Bukankah itu justru lebih membahayakan? Adakah dia tahu siapa sesungguhnya aku? Aku beralasan menginap di tempat saudara yang kebetulan tinggal di kota tersebut. Dia melakukan ‘face sitting’ dan aku gelagapan. 5-nya. Pemuda ini mengajakku ke motel di bilangan jalan Darmo.




















