Tiba-tiba benda dalam vaginaku ditarik keluar. Bokep arab Aku mendorong badannya, dan aku menangis. Pak Hamid mendekati dan dengan lembut ia membisikkan kata permintaan maaf. “Saya bisa tidur nyenyak setelah makan obat dokter”. Aku lemas…..lemas sekali seperti tidak bertulang. Aku melompat dan memeluk Pak Hamid. Kedua tangannya semakin kencang meremas buah dadaku. Kesadaranku mulai pulih, emosiku mereda. Aku menjadi dokter yang terpilih mewakili organisasi proyek perbaikan gizi masyarakat di suatu kepulauan. “Dokter, apakah masih ada waktu untuk periksa saya ? “Dok, saya tidak mempunyai keluhan. Padahal bisa saja memaksa dan memperkosaku. Tapi aku hanya menemukan kekosongan. Sesekali nafasku tersengal aaa………..hhhhhh……………huuu…………..a ahhhhh….aahhhh……… aaaahhhhhhhh……. Aku memejamkan mata sambil merebahkan kepalaku di pundaknya, sehingga rasa mabuk laut mulai reda. Ternyata dengan tulus dia masih bisa menahan syahwatnya. Aaah….ahh…..ahh…….haaaa………………… …..haassss……. Dari situ aku baru tahu, Pak Hamid telah dua tahun menduda ditinggal mati istri dan anak tunggalnya yang kecelakaan di Solo.




















