Saya agak sedih tidak ketemu Mia, seharian saya melewatkan waktu dengan nonton TV dan menanyakan ke sekretaris keadaan di kantor.Malam hari setelah makan malam, orang tua saya pamit untuk pulang. Tubuhnya langsing, rambutnya pendek, dadanya terlihat membusung dibalik baju seragam perawatnya.“Pak, mau dibersihkan daerah selangkangan?” suster Mia bertanya. Bokepindo “Gimana kabarnya? Saya remas pantatnya yang tidak terlalu besar lalu saya elus vaginanya dari belakang pantatnya. Mia kelihatannya hati-hati untuk tidak sampai menyenggol kontol saya. Tangannya terasa lembut sekali dan kontol saya terasa semakin mengeras.“Maaf ya kalau ereksi” jawab saya sedikit malu. Kok sekarang datangnya malam?” tanya saya. “Hari Senin saja ya ditempat saya” kata Mia dengan wajah yang memelas. Selesai sarapan dan pengambilan darah, suster Mia datang.“Halo selamat pagi, kelihatannya sudah segar Pak Arthur” kata Mia dengan tersenyum. Saya remas pantatnya yang tidak terlalu besar lalu saya elus vaginanya dari belakang pantatnya. Jam 21:30, pintu terbuka dan suster Mia muncul.“Selamat malam Arthur, sudah sehat?” Mia bertanya dengan tersenyum.



