Kemudian dengan bergegas saya mengeluarkan mobil saya dan mengarahkan mobil saya ke kost-nya. Saya mengulurkan tangan saya, “Saya Agus…” jawab saya memperkenalkan diri. Bokep Terlihat dia menyapa cewek tersebut dan kemudian terlihat dia mengulurkan tangannya untuk berkenalan.“Sialan… saya kecolongan…” pikir saya. Saya bisa membaca ada kesedihan dan kekaguman di sinar matanya. Ketika jam dinding berdentang 10 kali, saya melihat kakaknya si Vivi dengan gelisah selalu melirik ke jam. Dia sendiri juga terlihat kaget melihat saya. Dengan cepat mata saya menyapu wajah mereka yang datang. Terasa canggung sekali saat itu berhadapan dengan Andi.Setelah itu saya bersama Vivi makan disalah satu caf… Kesedihan yang tidak saya ketahui alasannya dan kekaguman yang saya kira ditujukan ke saya(Buat para petualang yang belum berpengalaman, saran saya adalah memperhatikan tatapan cewek di mana saja kalian berada. Pernah pacaran sebelumnya tetapi sudah putus tahun lalu. Waktu saya tiba di kost mereka, ternyata Vivi sedang tidur dan saya menitipkan bakmi tersebut ke kakaknya.




















